Text
Menjadi muslim liberal
Ulil Abshar-Abdalla adalah seorang santri yang berpendapat, bahwa kemerdekaan berpikir adalah sebuah keniscayaan dalam Islam. Ulil dalam hal ini bertindak seperti Ibnu Rusyd (Averros), yang membela habis-habisan kemerdekaan berpikir dalam Islam. Sebagai akibatnya, Averrsos juga di “kafirkan”kan orang, tentu saja oleh mereka yang berpikiran sempit dan takut akan perubahan. (KH. Abdurrahman Wahid). Buku ini penting karena merupakan “penjelasan sementara” Ulil Abshar-Abdalla atas “kesalahpahaman” pelbagai pihak yang menyangkut pikiran-pikiran keislaman sang pemikir muslim liberal itu.
| 200900810 | 297 ABS m | Z. HANDIMAN | Available |
No other version available